47 Pelajar SMK Siak Bersaing Demi Sertifikat Berlogo Garuda

Sebanyak 47 pelajar SMKN 1 Siak ikuti kegiatan ujian sertifikasi kompetensi yang dilaksanakan di SMK Pariwisata Siak, Selasa (17/10/17). 47 pelajar tersebut tergabung dalam berbagai jurusan, diantaranya jurusan perhotelan 19 orang, tata boga 9 orang, usaha perjalanan wisata  (UPW) 19 orang.

Kegiatan sertifikasi kompetensi merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif, melalui uji kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi kerja baik yang besifat nasional, khusus maupun internasional.

“Jadi setelah kalian lulus dari ujian kompetensi ini, nantinya akan di berikan sertifikat. Akan tetapi kali ini sertifikat yang diberikan merupakan sertifikat yang berlogo Garuda dan sertifikat ini sudah diakui di seluruh Indonesia,” jelas Megawati Panjaitan perwakilan Sertifikasi Pendidikan Pengembangan Pariwisata dari Kementerian Pariwisata.

Saat ini, lanjut Megawati sertifikasi merupakan kebutuhan bagi setiap calon tenaga kerja. Apalagi para pelajar SMK yang sudah mempunyai keahlian dibidang tertentu, kalian harus mempunyai sertifikat dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) untuk menyakinkan tempat kalian bekerja bahwa kalian memang mempunyai kompetensi terhadap keahlian itu, karena sekarang ijazah saja tidak cukup untuk mencari pekerjaan.

Triyono Gede Trisko Direktur LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Lancang Kuning Nusantara selaku panitia penguji ferifikasi mengatakan, LSP Lancang Kuning Nusantara ini merupakan satu dari 34 LSP pariwisata yang ada di Indonesia. Untuk LSP Lancang Kuning Nusantara berlokasi di Pekanbaru dan memiliki wilayah kerja di Provinsi Riau, Sumbar, Kepulauan Riau, Sumut dan Jambi, danan untuk tahun 2017 ini sudah mensertifikasi sekitar 2800 termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Nantinya para penguji akan menguji anda sesuai dengan keahlian yang anda kuasai, jadi tidak seperti ujian mata pelajaran di sekolah. Jika anda belum ahli atau berkompetensi di dalam bidang itu, anda akan dianggap belum berkompetensi,” kata Triyono.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si mengatakan bahwa kegiatan verifikasi kompetensi dalam bidang pariwisata merupakan hal yang sangat penting, karena melihat adanya potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Siak, kita butuh SDM yang berkompeten untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Siak.

“Oleh karena itu, dengan adanya SMKN Pariwisata di Siak, diharapkan bisa terus meningkatkan jumlah wisatawan dan juga mengembangkan wisata di Kabupaten Siak,” kata Wabup Siak.

Lanjut Wabup Siak, untuk meningkatkan dan mengembangkan pariwisata di Kabupaten Siak, kami juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di bidang pariwisata. Ini semua bertujuan untuk mewujudkan Kabupaten Siak sebagai tujuan wisata di Sumatera.

“Untuk mewujudkan itu semua, kami berharap kepada adik-adik sekalian agar bersungguh-sungguh dalam belajar dan mengikuti ujian sertifikasi ini. Dapatkan sertifikat berlogo burung garuda, kuncinya yakin dan percaya dengan apa yang kita miliki,” tutup Wabup Siak.

Sumber : Humas Kab. Siak, 17 Oktober 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *