oleh

Alarm Persalinan Kabupaten Siak, Inovasi dan Prestasi

Berawal dari sesuatu yang konvensional, melakukan pencatatan secara manual dan mendatangi langsung ke kampung-kampung dimana terdapat ibu hamil dan memasukkan data tersebut ke kantong kehamilan tanpa tersentuh kemajuan teknologi, membuat bidan di Kecamatan Kerinci Kanan berpikir keras bagaimana dapat merubah kebiasaan yang sangat menyita waktu ini menjadi lebih sederhana dan efektif.

Buah pemikiran dari hasil analisa kondisi lapangan dengan jarak tempuh yang cukup jauh serta cakupan jangkauan daerah yang luas menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat. Bahkan membuahkan hasil yang tak pernah dibayangkan sebelumnya, yaitu Alarm Persalinan.

Alarm Persalinan merupakan suatu aplikasi berbasiskan data base. Dengan adanya aplikasi ini dapat mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Siak. Di awal pengembangan aplikasi ini masih secara offline.

Menurut penjelasan dr. Gea Kepala Puskesmas Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak saat ditemui disela acara safari ramadan Pemerintah Kabupaten Siak di Kampung Kerinci Kiri, Kamis petang (24/5/2018) bahwa alarm persalinan dibuat berdasarkan data Kohort Antenatal dari seluruh desa dan data yang ada di Puskesmas Kerinci Kanan. Sasaran alarm persalinan ini adalah seluruh ibu hamil yang terdaftar di Kohort Antenatal wilayah kerja UPTD Puskesmas Kerinci Kanan Kabupaten Siak, dimana setiap bulannya bertambah sesuai jumlah kunjungan ibu hamil pertama kali ke tenaga kesehatan (K1). Semua ibu hamil diklarifikasikan berdasarkan informasi bidan desa baik melalui SMS/WA dan sejauh sepengetahuan bidan koordinator, 100% ibu hamil terdaftar di Kohort Antenatal baik berdasarkan Kampung dan taksiran persalinan.

Alarm persalinan ini akan berdering atau berbunyi saat tanggal taksiran persalinan tiba. Apabila alarm tersebut berbunyi dan saat itulah bidan koordinator waspada, menanyakan kepada bidan di wilayah si ibu yang akan melahirkan tersebut, apakah ibu tersebut sudah dibantu melahirkan atau belum. Bila belum melahirkan bidan desa diperintahkan untuk melakukan pemantauan pada ibu hamil tersebut dan menganjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan lagi terutama USG ke fasilitas yang lebih lengkap dan hasilnya direkap dan dilaporkan oleh bidan desa ke Puskesmas baik melalui SMS atau WA. Sehingga dengan sikap atau tindakan seperti itu dapat mengantisipasi komplikasi yang mungkin terjadi sehingga dengan sikap kewaspadaan tersebut dapat mengantisipasi kemungkinan komplikasi kehamilan yang bakal terjadi.

Melalui aplikasi alarm persalinan bidan koordinator di Puskesmas mampu memonitor seluruh ibu hamil di wilayahnya. Dengan metode ini bidan koordinator Puskesmas pasti mampu mengantisipasi terjadi 3 terlambat yang menjadi momok penyebab kematian ibu karena persalinan dan dengan metode ini Puskesmas dapat juga memonitor kehamilan lewat waktu dan mengantisipasi komplikasi yang akan terjadi berikutnya.

Dua tahun berjalan, aplikasi ini sangat mampu menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Bahkan dimulai di titik nol atau “zero” kematian pada saat proses kelahiran.

Kinerja ini pun berbuah hasil, untuk tahun 2017 pada April tercatat ada 169 ibu hamil dan yang sudah melahirkan 151 orang. Semuanya terpantau lewat aplikasi alarm persalinan.

Buah manis dari inovasi pelayanan publik di bidang kesehatan ini akhirnya membawa aplikasi alarm persalinan mendapatkan penghargaan inovasi pelayanan publik dalam bidang kesehatan peraih penghargaan anugerah Top 99 inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemen PAN RB) pada bulan Mei 2017. Aplikasi ini akhirnya menuai dua keberhasilan di tahun yang sama mendapatkan anugerah TOP 40 inovasi pelayanan publik yang dianugerahkan oleh Presiden RI melalui Menteri Puan Maharani pada tanggal 25 Agustus 2017 di kota Solo.

Terselip satu harapan dari Kepala Puskesmas Kecamatan Kerinci Kanan, aplikasi ini dapat terus dikembangkan sehingga tidak lagi secara offline tetapi bisa digunakan secara online dan dapat digunakan oleh seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Siak dan Puskesmas Kerinci Kanan dapat menjadi pioner Alarm Persalinan mewujudkan inovasi terbaik dalam setiap pelayanan publik di bidang kesehatan.

Sumber : MC Kab. Siak, 25 Mei 2018 (*eq_medcen*)

Editor Narasi : *eq_medcen*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed