oleh

Beasiswa S2 Komunikasi, Bekali Aparatur Layanan Informasi dan Kehumasan

Badan Litbang Kementerian Kominfo pada tahun 2018 ini kembali menyelenggarakan Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Bidang Komunikasi. Program beasiswa itu ditujukan untuk mendukung aparatur pemerintah dalam memberikan layanan pengelolaan informasi dan dokumentasi serta kehumasan di lingkungan pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan dan Literasi Profesi SDM Komunikasi Balitbang SDM Kementerian Kominfo, Gati Gayatri, sampai akhir tahun 2017, Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Kominfo telah menjangkau 677 penerima. “Lulusan-lulusan dari program studi Ilmu Komunikasi diharapkan menjadi inisiator pelayanan prima untuk informasi publik dan kehumasan di instansi asal,” katanya dalam Sosialisasi Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Bidang Komunikasi di Malang, Jawa Timur, Kamis (15/03/2018).

Dalam pandangan Gati Gaytri, peran dan fungsi kehumasan pemerintahan sangat penting dan strategis dalam mengkomunikasikan dan menginformasikan peraturan, kebijakan dan informasi kegiatan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, saat ini humas pemerintah dituntut menjalankan perannya dalam menghadapi agenda besar dunia, yaitu globalisasi.

“Dimana Indonesia telah dicanangkan pada 2045 menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ke-8 di dunia, sehingga aspek penting yang perlu disiapkan dengan cepat. Secara khusus adalah sumberdaya manusia yang berkualitas sebagai faktor penentu keberhasilan kemajuan suatu bangsa,“ paparnya.

Menurut Gati Gayatri, hal itu sesuai dengan amanat Pasal 13 UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) agar dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab melalui penerapan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, dan supremasi hukum serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap proses kebijakan publik.

“Proses keterlibatan masyarakat dan penerapan pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab sangat tergantung pada persiapan masing-masing instansi serta hal peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan pengelolaan informasi,” katanya.

Penyelenggaraan Program Beasiswa S2 Dalam Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika telah dimulai sejak tahun 2011. Pada Tahun 2018 ini, untuk Program Magister Ilmu Komunikasi, Kementerian Kominfo bekerjasama dengan 7 (tujuh) Perguruan Tinggi yaitu Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Unversitas Negeri Sebelas Maret, Unversitas Airlangga, serta Universitas Hassanuddin.

“Kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan yang lebih besar kepada pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan Program Beasiswa dari Kominfo,” tambahnya.

Diakhir sambutannya Kapusbanglitprof SDM Komunikasi mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya pemerintah daerah melalui pemberian izin tugas belajar. “Dengan adanya kerjasama yang baik ini, diharapkan secara bertahap ketersediaan dan kualitas SDM di bidang Komunikasi dapat terus ditingkatkan demi percepatan pembangunan dan peningkatan daya saing bangsa,” pungkasnya.

Hadir dalam Sosialisasi ini Sekda Kota Malang Wasto serta perwakilan 7 perguruan tinggi yang berkerja sama dengan Kementreian Kominfo dengan 75 calon peserta beasiswa di wilayah Jawa Timur.

Sumber : Diskominfo, 21 Maret 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed