oleh

Bimbingan Manasik haji Kabupaten Siak di Asrama Haji sultan Yahya

Bupati Siak yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H. T.S Hamzah buka Bimbingan Manasik haji Kabupaten Siak bertempat di Asrama Haji sultan Yahya Senin, (10/7).

Kegiatan Bimbingan manasik Haji yang di selenggrakan oleh Pemerintah Kabupaten Siak tersebut, bertujuan sebagai wadah untuk melahirkan Jemaah Calon Haji yang sehat, santun, mandiri dan menjadikan haji yang mabrur.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Siak H. Muharrom mengatakan, manasik haji Kabupaten Siak ini dilaksanakan atas dasar keputusan Dirjen PHI No161 Tahun 2017, dengan sumber dana dari APBN dan dana dari APBD Kabupaten Siak.

“Manasik ini sudah diawali dengan manasik mandiri yang inisiatif dari masing Kecamatan, namum teputus dan dimulai dengan manasik kecamatan serta manasik kabupaten sebanyak dua kali”.

Jumlah Jemaah Calon Haji dari Kabupaten Siak sebanyak 254 orang pada awal bulan lalu Namun, dari kecamatan Lubuk Dalam atas nama Sukirman telah dipanggil oleh Allah Swt. Sehingga menjadi 253 orang yang akan diberangkatkan, termasuk petugas PPH haji H. Sofwan saleh dan PKHI Dr. Hendri kepala Puskesmas Mempura, PPHI ketua keloter Drs. Sahrudin dari Kemenag Provinsi  Riau, Pembimbing ibadah haji H. Muhyarudin.

Jamaah Haji asal Kabupaten Siak sendiri di jadwalkan akan berangkat pada tanggal 3 agustus 2017, yang penerimaan nya dilaksanakan di Asrama Haji pada jam sembilan malam di Embarkasi Batam”.

Kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H. T.S Hamzah saat membuka manasik haji mengatakan, tahun ini merupakan tahun pertama pembukaan Manasik Haji di asrama haji, yang biasanya di Gedung Maharatu. Sehingga manfaat asrama haji di Kabupaten Siak ini semakin dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Ikutilah bimbingan Manasik haji ini dengan sebaik mungkin, jangan malu untuk bertanya kepada narasumber. Karena ini semua berhubungan langsung dengan apa yang akan kita laksanakan disana nantik”.

Beliau juga berharap agar jemaah haji bisa terus menjaga kesehatan jasmani maupun rohani, sehingga tidak ada yang menghalangi jamaah sekalian dalam beribadah, sehingga menjadi haji yang mabrur.

Sumber : Humas Kab. Siak 11 Juli  2017

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed