Bimtek Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT), Pusat Kesejahteraan Sosial Kab. Siak Tahun 2017

Pemerintah Kabupaten Siak telah berupaya mengucurkan bantuan untuk program penanggulangan kemiskinan, diantaranya bantuan program sosial terpadu berbasis keluarga yakni Raskin, sembako murah, rumah layak huni, beasiswa dan pelaratan, bantuan fakir miskin, yatim piatu, penyandang cacat dan bantuan rumah tangga lansia miskin serta bantuan sertifikasi tanah, fasilitasi bantuan hukum, bantuan sosial pada panti asuhan. Selain itu, program berbasis pemberdaya‎an masyarakat seperti pelatihan otomotif, menjahit, bordir, pengelasan dan manajemen kewirausahaan dan lain-lain.

Oleh karena itu untuk mengakurasikan profil penerima dan memudahkan pemerintah untuk memonitoring penyaluran program sosial dan meminimalisir segala bentuk penyelewengan, Kementerian Sosial menawarkan sistem layanan rujukan terpadu (SLRT) yang sudah berjalan di Kabupaten/Kota lain kepada Pemerintah Kabupaten Siak.

“SLRT ini merupakan sistem untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan. Sistem ini juga untuk membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat sekaligus menyodorkan solusinya”, kata Luluk Sugianto Kasi Pekerja Sosial Direktorat Pemberdayaan Sosial,  Kementerian Sosial di Kantor Bupati Siak.

Luluk menambahkan, sebagai percontohan, pihaknya menunjuk Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru. Kabupaten Siak di nilai lebih siap melaksanakan program ini, karena di dukung sumber daya manusia dan koordinasi yg kuat dengan OPD dan lembaga terkait lainnya.

“Karena Siak telah siap untuk melaksanakan program ini, makanya hari ini dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) SLRT dan Pusat Kesejahteraan Sosial,” terang Luluk.

Dijelaskan Luluk, kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pengurus pemerintahan yang ada dikampung tentang penyusunan data masyarakat penerima bantuan baik dari daerah maupun pusat.

Sementara Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (25/10), mengapresiasi program dari Kementerian Sosial tersebut. Banyaknya persoalan pelayanan masyarakat miskin yang belum terselesaikan menyebabkan penanggulangan kemiskinan belum maksimal.

“Penyelenggaraan SLRT ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan memberikan solusi layanan yang dibutuhkan secara cepat, tepat, dan efisien” kata Wabup di ruang rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak.

Mantan Camat Minas itu menuturkan, saat ini masyarakat dan aparat terkait harus bisa menggunakan teknologi informasi (IT). Terkait hal itu dirinya meminta kepada peserta untuk memahami tugas dan perannya masing-masing, sehingga penyelenggaraan sistem layanan dan rujukan terpadu ini berjalan sesuai yang diharapkan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik dan lacar serta kita semua dapat memperoleh manfaat dan bisa mengemban fungsi utama dari SLRT. Kemudian dapat mengelola data penduduk miskin dan rentan miskin, penanganan pengaduan masyarakat di berbagai program perlindungan sosial dan rujukan layanan sosial dari masyarakat”, imbuhnya.

Di ujung sambutannya Wabup menegaskan agar koordinasi dari Dinas terkait bersama pengurus di kampung seperti Camat dan Penghulu bisa senantiasa memvalidkan data, terkait masyarakat penerima karena program bantuan ini harus sesuai data di lapangan agar menunjang penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Bantuan bagi masyarakat miskin dikucurkan dengan harapan setiap tahun kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat lebih membaik. Sehingga terukur sejauh mana program masyarakat sejahtera tepat sasaran”, tutupnya.

Pada kesempatan itu diserahkan sejumlah alat penunjang pengumpulan data SLRT seperti 50 tablet android, 3 unit laptop dan 3 unit komputer dan pemasangan pin kepada masing-masing perwakilan peserta bimtek.

Tampak hadir Kadisos Kab. Siak Nurmansyah serta Camat dan Penghulu Kampung Se-Kabupaten Siak dan peserta Bimtek yang terdiri dari aparatur kecamatan dan kampung.

Sumber : Humas Kab. Siak, 26 Oktober 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *