Bupati Siak Membuka Secara Langsung MTQ XVII Tingkat Kabupaten Siak

Ketika jarum jam menunjukan pukul 20.44 WIB, iringan mobil Bupati Siak, Drs. H. Syamsuar, M.Si memasuki halaman Komplek Masjid Sultan Syarif Hasyim, Islamic Centre, tempat berlangsungnya MTQ XVII tingkat Kabupaten Siak. Begitu orang nomor satu di negeri istana tersebut keluar dari mobil dinas, langkahnya disambut dengan tengkah kompang berarak khas orang Melayu menyambut tamu

Kemudian, disaat kaki Bupati Siak menginjak karpet merah, sekitar 10 meter menuju ke tempat duduk, suara napiri bertengkah pula dengan bunyi gendang panjang yang dimainkan dua orang lelaki, dan seiring dengan hal itu dua pesilat bergerak membuka langkah (jurus) mengikuti gendang menyambut rombongan.

Baru saja Bupati Siak duduk pada tempatnya, tujuh penari wanita yang sudah bersiap diantara panggung dengan tenda utama mengeliuk menarikan Tari Persembahan.

Tepat pukul 21.00 WIB, ribuan orang yang menyaksikan malam pembukaan MTQ, Senin (4/9/2017) malam, tersentak hening. Hal ini seiring dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan Qoriah Internasional 2017, Zulaikha dan Qoriah Nasional 2016, Tri Wurandari.

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga merupakan Camat Siak selaku tuan rumah MTQ XVII mengatakan, melalui MTQ ini menjadi sebuah momentum kecintaan kepada Allah SWT dan tidak hanya sebagai media evaluasi dan pelajaran generasi yang qur’ani, namun jauh dari itu, bahwa MTQ ini dalam upaya silaturahmi dan mari realisasikan dalam norma kehidupan.

Dalam sambutannya, Bupati Siak berharap, mudah-mudahan melalui Mushabaqah Tilawatil Qur’an yang dilaksanakan kali ini, akan semakin bertumbuh pula rasa cinta kepada Al Qur’an, serta semakin bersemangat mempelajari dan menjadikannya pedoman.

“Melalui ikhtiar kita dalam mendidik generasi muda dengan Al Qur’an sekaligus membumikan Kalam Illahi ini ditengah masyarakat, Allah berikan ganjaran dengan senantiasa memberkahi negeri ini, sehingga memudahkan azam kita untuk menjadikan Kabupaten Siak sebagai salah satu destinasi wisata halal dan religius. Serta yang tak kalah pentingnya, Allah mudahkan ikhtiar kita untuk menjadikan anak-anak kita menjadi generasi yang Qurrata’ayyun,” kata Bupati Siak.

Tema pelaksanaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an tahun 2017 yaitu “Melalui MTQ ke-17 Tingkat Kabupaten Siak, mari kita realisasikan norma dan nilai-nilai Al Qur’an dalam setiap prilaku dan kebijakan, demi menyongsong Kabupaten Siak sebagai tujuan wisata halal dan religius.”

Setakat ini kata Bupati Siak, untuk membina anak-anak dan generasi muda harapan bangsa untuk menjadi penghafal Qur’an telah mencapai kemajuan yang menggembirakan. Berdasarkan data dari Kementerian Agama Kabupaten Siak Tahun 2017, jumlah peserta didik pada lembaga tahfizh di Kabupaten Siak, baik yang tengah menimba ilmu pada pondok pesantren tahfizh dan rumah tahfizh, maupun di madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Siak, jumlahnya saat ini telah mencapai lebih dari 700 orang. Jumlah ini belum termasuk putera-puteri Kabupaten Siak yang kita sekolahkan diluar daerah. Menurut catatan yang ada, selama periode 3 tahun terakhir ini jumlahnya hampir mencapai 300 orang.

Dari keseluruhan jumlah pelajar yang menuntut ilmu didalam dan luar daerah tersebut, semuanya adalah anak-anak kita para penghafal Qur’an, baik yang baru memulai dengan 1-5 juz hafalan, maupun yang sedang menyelesaikan 10, 20 dan 30 juz.

Sumber : Humas Kab. Siak, 06 September 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *