Bupati Siak Menjadi Kerabat Keraton Surakarta

Bupati  Siak Drs. H.  Syamsuar, M.Si menerima gelar kehormatan dari Keraton Surakarta Hadiningrat, Solo, pada peringatan Tinggalandem Jumenengan SISKS Pakoe Boewono XIII yang ketigabelas, Jumat (21/4) malam.

Pemberian gelar kehormatan dengan sebutan Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Drs. H. Syamsuar Darmodipuro, M.Si  itu dilakukan langsung oleh Soesoehoenan Pakoe Boewono XIII, di ruang tertutup yang dijaga ketat oleh Staf Keraton.

Saat dijumpai, Bupati Siak mengaku tak menyangka kalau dirinya menerima gelar Kanjeng Raden  Tumenggung (KRT),  yang selanjutnya tercatat sebagai Kerabat Keraton Surakarta Hadiningrat.

“Saya tidak menyangka mendapat gelar kehormatan ini, atas nama diri pribadi dan sebagai Kepala Daerah saya ucapkan terima kasih kepada Raja Kasunanan Surakarta Pakoe Boewono XIII”, ungkap Beliau.

Sementara itu, Staf Keraton yang enggan disebut namanya mengatakan, pemberian gelar ini merupakan bentuk apresiasi Keraton dan sekaligus memperingati  Tinggalandem Jumenengan Pakoe Boewono (PB) XIII yang ke-13. Gelar kehormatan tersebut diberikan kepada Abdi Dalem, Tokoh Masyarakat, Pengusaha, Pejabat,  dan Tokoh-tokoh dari berbagai Negara.

Khusus untuk Bupati Siak, Pihak Keraton menilai sosok Beliau atas dedikasi dan keberhasilannya terhadap membangun Daerah, dan menjaga kerukunan antar suku sehingga layak diberi gelar kehormatan tersebut, ujarnya.

Salah seorang tokoh masyarakat suku Jawa Riau, Rusdaryanto (Cak Rus) berkata, “Saya senang sekali Pak Syamsuar dapat gelar tersebut. Kami sebagai Rakyat Siak tentu bangga melihat Pemimpin kami dihargai dan dihormati dari pihak Keraton”.

Menurutnya, Pak Syamsuar adalah Sosok Pemimpin yang baik dan pengayom antar suku, golongan dan Agama, serta Beliau selalu mendengarkan keluhan-keluhan dari masyarakat dan tanggap terhadap keluhan tersebut. 

Ketua Ikatan Puja Kesuma Kab. Siak, merasa bangga karena Bupati Siak bisa dapat gelar tersebut. Ia mengharapkan Bupati Siak bisa mengajak warga keturunan Jawa di Siak agar lebih rukun dan lebih bermartabat, serta bisa mempererat hubungan antar suku bangsa yang ada di Siak.

Keesokan harinya, Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si dengan pakaian kebesaran Datuk Setia Amanah, menghadiri Upacara Adat Ulang Tahun Naik Tahta atau Tingalan Dalem Jumenengan ke-13, Raja Pakoe Boewono  XIII di dalam keraton Solo, Sabtu (22/4).

Tampak hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, S.H Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, S.H, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum serta Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. 

Tingalan Dalem Jumenengan Pakubuwono (PB) XIII menjadi momen penting bagi Raja Keraton Kasunanan Surakarta.

Oleh karena itu, PB XIII mengundang Raja, Sultan, Datuk, Penelingsir dan Pemangku Adat se-Nusantara, maupun Raja dan Sultan dari Negara tetangga, serta para penerima gelar kehormatan lainnya.

Upacara adat itu ditandai dengan penampilan Tari Bedhaya Ketawang, hanya boleh ditampilkan dalam acara Jumenengan saja, yang diiringi oleh Gamelan Kyai Kaduk Manisrenggo.

Sumber : Humas Kab. Siak, 23 April 2017

Foto bersama pendamping
salah seorang abdi dalam kraton berbincang-bincang
Bupati Siak selaku datuk setia di sambut oleh abdi
usai menerima sertifikat gelar kehormatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *