Bupati Siak : “Rasa Syukur Itu Harus Kita Tanamkan Dalam Diri Kita Kalau Mau Diberi Keberkahan Oleh Allah Dalam Melanjutkan Usaha”

“Ini merupakan acara dari masyarakat kelompok tani Bungaraya yang diselenggarakan setiap tahunnya, dengan tujuan sebelum turun kesawah untuk meminta keberkahan serta memanjatkan doa kepada Allah SWT sehingga tanaman yang mereka tanam bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan ketika dalam melakukan pengerjaan mereka tidak mendapatkan suatu halangan dengan harapan produksi tanaman padi bisa semakin meningkat”. Hal tersebut yang dikatakan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si ketika menghadiri acara doa turun sawah musim tanam di Kampung Bungaraya Kecamatan Bungaraya, Selasa(29/8/17).

Bupati Siak juga menuturkan,kegiatan memanjatkan doa sebelum turun kesawah atau turun ke bumi juga sebagai meminta keberkahan kepada Allah, sehingga kedepan hasil produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi di tahun ini. Menurutnya masih ada yang turun maupun ada pula yang tetap hasil produksi dari para petani. Untuk itu ia menegaskan agar perlunya upaya peningkatatan dalam keterampilan bagi para petani agar hasil produksi padi bisa jauh lebih baik lagi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga kesejahteraan bisa meningkat bagi para petani baik dari usaha pertanian, peternakan yang daya saingnya jauh lebih meningkat pula.

“Kita ini ibarat wayang, hanya bisa mengikuti saja. Semuanya Allah yang mengatur, mari kita mendekatkan diri kepada Allah dan selalu bersyukur sehingga diberikan rahmat kepada kita semua. Demikian pula dalam hal peningkatan untuk pertanian,kita telah mempunyai taman teknologi pertanian yang saat ini dipusatkan di Sungai Mandau. Inilah upaya kita untuk meningkatkan keterampilan bagi para petani sehingga produksi pertanian bisa semakin baik pula peningkatannya melalui ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah ada di taman teknologi pertanian di kecamatan Sungai Mandau, sehingga kedepan kesejahteraan bisa meningkat pula untuk para petani maupun peternakan dengan daya saing yang tinggi pula”, jelas Bupati Siak.

Senada dikatakan oleh Camat Bungaraya Hendy Derhavin, untuk peningkatan produksi padi agak merosot ditahun ini. Ia mengharapkan kedepan para petani bisa lebih semakin giat dengan harapan kepada pemerintah untuk selalu berupaya bersama dalam memberikan bantuan yang dibutuhkan bagi para petani agar produksi padi bisa jauh lebih meningkat lagi untuk kedepannya.

“Kami mengharapkan kepada petani untuk bisa memberikan dukungan atas apa yang akan diperbuat oleh Pemerintah untuk kemajuan pertanian. Selain itu, produksi padi pada tahun ini ada yang tetap ada pula yang turun. Untuk itu, kita harus tetap menanamkan kekompakan dan tingkatkan komunikasi kebersamaan sehingga tidak adanya terpecah belah demi kemajuan kita bersama’’, ujar Camat Bungaraya.

Sebelumnya Poniman, perwakilan dari Kelompok Tani menuturkan untuk di tahun ini kemerosotan dari hasil produksi padi hanya mencapai 8 ton, dengan rata rata 5 ton dari luas area yang digarap para petani. Sehingga ia berharap agar kedepan keberhasilan para petani bisa lebih memuaskan dan meningkat hasil produksinya.

Walaupun produksi padi pada tahun ini merosot dengan per hektar 8 ton dengan rata 5 ton, kita pun masih bersyukur petani pun juga tidak kapok, sehingga kedepan para petani harus semakin giat. Semoga kedepan bisa lebih baik, selain itu pula para petani juga membutuhkan modal. Kami berharap agar pemerintah bisa ikut membantu para petani sehingga kedepan bisa menghasikan produksi padi yang lebih baik dan meningkat mutunya”, pungkasnya.

Sumber : Humas Kab. Siak, 29 Agustus 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *