oleh

Ketua Kemala Bhayangkari Riau Kunjungi Korban Kebakaran

Dalam rangka memperingati HUT ke 38 Tahun 2018 Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Riau, para pengurus yang diketuai istri Kapolda Riau Yenni Nandang mengunjungi korban kebakaran Pasar Lama Siak Sri Indrapura, Kamis (22/02/2018).

Kehadiran para pengurus disamping bersilahturahmi dengan para korban, juga bermaksud menyerahkan sejumlah bantuan. Sekitar pukul 10.30 Wib, rombongan penggiat yayasan sosial tersebut tiba di lokasi pertemuan yang tidak jauh dari Klenteng Hock Siu Kiong Jalan Sultan Syarif Hasyim Siak Sri Indrapura.

Turut hadir menyambut Asisten Pembangunan dan Kesra Budhi Yuwono, Kapolres Siak AKBP Barliansyah, Wakapolres Kompol Abdullah Hariri, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Ester Yuliana, Camat Siak Aditya Asmara dan Ketua Persatuan Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Siak Harvianto.

Yenni menyebutkan bahwa mereka turut prihatin dengan korban kebakaran, kedatangan mereka adalah untuk bersilaturahmi serta meninjau langsung puing-puing sisa kebakaran tersebut. Ia berharap dengan bantuan yang diberikan nantinya dapat meringankan beban para korban.

“Kami turut prihatin, semoga diberikan kesabaran dan ketabahan serta segera bangkit dari musibah ini dan kembali bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari. Anak-anak kami semuanya juga semoga secepatnya kembali bisa bersekolah lagi” ucapnya.

Ucapan terimakasih disampaikan Asisten I Budhi Yuwono kepada Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari beserta rombongan atas kepedulian mereka kepada para korban musibah kebakaran.

“Cukup berat cobaan ini bagi saudara-saudara kami disini, apalagi kejadian ini terjadi saat sedang merayakan Imlek. Lokasi ini sebenarnya sudah berstatus cagar budaya dan menjadi salah satu andalan pariwisata karena arsitektur bangunan kayunya bergaya khas tionghoa dengan usia 60-70 tahun”, ucapnya.

Pasca musibah kebakaran kata beliau, upaya tanggap darurat bencana sesegera mungkin dilakukan sehingga tidak ada warga yang terlantar penanganannya.

“Alhamdulillah kondisi para korban sudah tertangani dan berangsur membaik. Karena itu rencananya posko akan kita pindahkan dari klenteng ke kantor PMI Siak yang berada tidak jauh dari sini”, jelasnya.

Namun demikian imbuh Asisten I, meskipun lokasi posko berpindah lokasi, piket posko yang berjaga tetap menerima bantuan dari berbagai pihak untuk selanjutnya didistribusikan sambil menunggu finalisasi pendataan pengungsi dari pihak terkait bersama PSMTI Kabupaten Siak. (Sumber : SuperRiau.com)

Sumber : MC Kab. Siak, 23 Februari 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed