oleh

Kurun Waktu 6 Tahun Produksi Padi Petani Bungaraya Meningkat Sebesar 25,8% (2012-2017)

Pada tahun 2011 produksi padi di kecamatan Bungaraya mencapai 4,078 ton/HA. Dalam kurun waktu 6 tahun produksinya menunjukkan grafik kenaikan dengan rata-rata produksi padi selama 6 (enam) tahun terakhir (2012 sd 2017) sebesar 35.504 ton. Oleh karena itu terjadi peningkatan sebesar  25.8 %  dibandingkan dengan kondisi pada tahun 2011 lalu yang hanya berkisar 28.220,57 ton.

Terkait dengan peningkatan hasil produksi padi tersebut, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Siak telah mengupayakan sejumlah bantuan dalam bentuk Alat Mesin Pertanian. Tahun 2017 lalu, Dinas Pertanian Kabupaten Siak telah menyalurkan beberapa peralatan, diantaranya 394 handtraktor roda dua, 36 traktor roda empat, 286 pompa air, 71 alat tanam padi dan 18 combine harvester sehingga alat bantu tani ini dapat membuat cara tanam padi lebih efektif dan efisien.

Panen raya ini juga dibarengi dengan acara Launching zakat hasil pertanian yang merupakan peristiwa untuk pertama kalinya dilaksanakan di Provinsi Riau dan diharapkan setelah kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kita semua untuk megeluarkan zakat secara tepat dan benar, artinya tepat sasaran penyalurannya kepada mustahiq dan benar menurut syari’at Islam.

Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si yang juga hadir langsung mengungkapkan, bahwa sepanjang tahun 2017 yang lalu BAZNAS Kab. Siak telah mengumpulkan 12 Miliar Rupiah dari dana zakat dan telah didistribusikan kepada para petani mustahiq dalam bentuk konsumtif dan produktif.

Total keseluruhan dana zakat yang telah dikumpulkan sejak tahun 2011 sampai dengan tahun 2017 berjumlah Rp.51.450.000.000 dengan jumlah yang telah didistribusikan dalam periode tersebut sebesar 49.350.000.000 dengan jumlah mustahik konsumtif yang dibantu melalui zakat sebanyak : 30.126 Orang dan mustahik produktif yang dibantu melalui zakat sebanyak : 3.719 Orang.

Lebih lanjut pemimpin Negeri Istana itu berharap dengan terjadinya peningkatan hasil produksi padi tentunya dapat pula meningkatkan kesejahteraan para petani.

Sumber : MC Kab. Siak, 30 Januari 2018 (Ds)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed