Limar Buat Bahagia Dusun Berumbung Rejo

Malam itu Dusun Berumbung Rejo Kampung Lubuk Tilan Kecamatan Dayun, menjadi terang benderang. Pasalnya sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) mendapat bantuan Listrik Mandiri Rakyat (Limar) dari Pemerintah Kabupaten Siak yang bekerjasama dengan TNI. Mereka terharu, karena selama ini tidak tersentuh penerangan dari PLN.

Sejak awal masuk tinggal di daerah ini belum pernah ada listrik, Alhamdulillah saat ini berkat adanya bantuan dari pihak Pemda, PT. BSP dan TNI, saya tahu rasanya saat malam hari ada lampu yang menerangi setiap sudut rumah ini, kata Saiman (61 tahun), salah seorang warga Berumbung Rejo, Senin (9/10/2017) menjelang magrib.

Peluncuran program Listrik Mandiri Rakyat BSP Siak Bersinar itu ditandai penekanan tombol serine oleh Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Edy Nasution, yang disaksikan oleh Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si, Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, Direktur PT. BSP Bismantoro Prabowo, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Rizal Faizal Helmi, Penemu Limar Ujang Koswara, Camat Dayun Desi Fefianti. Selain itu dilakukan penandatanganan berita acara pemakaian Limar oleh Direktur PT. BSP Bismantoro dengan perwakilan warga, Saiman.

Dusun Berumbung Rejo merupakan salah satu daerah terpencil yang dihuni sebanyak 39 kk. Pada umumnya mata pencaharian mereka sebagai buruh, dagang kecil-kecilan yang terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Bupati Siak, atas perhatian pada warga disini. Selama ini kami hanya mengandalkan lampu minyak (teplok), anak-anak serta cucu-cucu kami jika ingin belajar maupun mengaji malam harinya bergantung pada cahaya dari lampu itu, tutur Saiman penuh syukur.

Ia pun senang, karena rumahnya dikunjungi oleh jenderal bintang satu, bupati dan wakil bupati Siak serta Dandim 0303 Bengkalis. Dengan bantuan penerangan ini, kata Saiman, semua masyarakat di daerah ini sangat terbantu, tidak hanya bagi pendidikan anak-anak di rumah yang ingin belajar saat malam hari, namun juga aktivitas ibadah, hingga pekerjaan para orang tua-tua disini yang umumnya merupakan buruh kasar.

Terkait hal itu Bupati Siak mengatakan, dengan adanya Limar di rumah-rumah masyarakat merupakan awal dari langkah maju daerah ini. Anak-anak dapat belajar dengan baik, pemuda dapat melaksanakan aktivitas pada malam hari, dan semoga semua yang dilakukan dengan sinergi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Terus terang saya terharu, melihat keinginan dan cita-cita anak-anak disini, saat saya tanya tadi, mereka ingin jadi Dandim dan ada juga yang ingin jadi Bupati. Saya jadi teringat masa seumuran mereka, masa susah dulu, siapa sangka bisa jadi Bupati saat ini. Saya doakan cita-cita anak-anak ini bisa terwujud, kata beliau sambil terbata-bata penuh haru.

Ini merupakan kado untuk masyarakat disini sebut Bupati Siak, dalam rangka HUT Kabupaten Siak ke 18.  Program ini merupakan hasil sinergi Pemkab Siak dengan menggandeng BUMD PT. Bumi Siak Pusako melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) dan didukung oleh jajaran Kodim 0303/ Bengkalis sebagai ujung tombak pelaksana di lapangan.

Ia menambahkan, untuk Rumah Tangga Miskin yang tidak dilalui jaringan PLN, jumlahnya mencapai 1055 Rumah Tangga. Hingga bulan Desember Tahun 2017 direncanakan dapat terpasang sebanyak 300 unit, sisanya diharapkan tuntas pada semester satu Tahun  2018.

Sementara untuk rumah tangga miskin yang dilalui jaringan PLN, InsyaAllah akan dibantu oleh BAZNAS Kabupaten Siak pemasangan meteran listriknya, dengan jumlah 500 rumah tangga untuk tahap pertama.

“Hingga saat ini rasio eletrifikasi Kabupaten Siak baru mencapai 71,69 persen atau 122 kampung dan kelurahan hingga bulan Agustus 2017. Kondisi ini jauh lebih baik dari tahun 2011, yakni berkisar 33,93 persen atau 55 desa,” jelasnya.

Masih kata Bupati Siak, berbagai upaya terus dilakukan misalnya membangun jaringan listrik untuk kategori JTM (Jaringan Tegang Menengah) sepanjang 315.48 KMS, Jaringan Tegang Rendah (JTR) sepanjang 506,59 KMS, memasang trafo 88 unit, pengadaan genset, serta bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Solar Home System (SHS) yang bersumber dari APBD Kabupaten Siak.

Pada kesempatan itu, Danrem 031 Wirabima Brigjend TNI Edy Nasution mengapresiasi progam Limar yang digagas oleh Bupati Siak. Dengan menggandeng TNI sebagai ujung tombak, apalagi baru pertama di Riau.

Tidak banyak kepala daerah yang seperti ini. Begitu dapat inovasi baru langsung dilaksanakan untuk kepentingan masyarakatnya. Mudah-mudahan Kabupaten/Kota se Riau bisa tertular dengan proram Limar BSP Bersinar ini, harapnya.

Program Limar BSP Bersinar itu adalah Lampu Light Emitting Diode (LED), lampu ekonomis dengan memanfaatkan Aki, yang ditemukan oleh mantan dosen ITB Ujang Koswara, dibuat khusus dengan setrum dari aki kendaraan bermotor. Selain jadi hemat energi, lampu itu mengurangi gas karbondioksida. Ini merupakan program Limar yakni Listrik Mandiri Rakyat yang dirintis sejak 2008.

Menurut Ujang Koswara, lampu Limar berwujud seperti bohlam biasa. Namun, sumber cahayanya berasal dari 19 lampu LED yang dipasang melingkar. Agar cahayanya tersebar merata secara luas, Ujang mendesain khusus cangkang lampunya dengan bentuk seperti bola golf.

Setiap lampu dayanya 1,5 watt yang terangnya setara 10 watt lampu biasa. Lampu Limar dibuat khusus buat masyarakat pelosok yang kampungnya belum sejahtera listrik. Sumber energi lampu berasal dari aki basah yang biasa dipakai pada motor atau mobil. Contoh dengan aki mobil berkapasitas 35 Ampere Hour akan habis selama 12 hari jika dipakai untuk menyalakan 5 lampu Limar sekaligus selama 12 jam setiap hari.

Sumber : Humas Kab. Siak, 10 Oktober 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *