oleh

Menyongsong Sekolah Adiwiyata Mandiri, SMPN 5 Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau Berbenah Diri

Menjadi sekolah Adiwiyata dan berprestasi di tingkat nasional dan berhasil mengungguli sekolah lainnya di Provinsi Riau dan yang ada di Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi di awal pendirian sekolah ini berada pada kawasan yang gersang. Hal inilah yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMPN 5 Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau, Samaun, S.Pd pada acara tasyakuran yang digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang telah dicapai sekolah yang ia pimpin. Tidak hanya menanam pohon pelindung tapi sekolahnya telah menerapkan berbagai program guna mendukung terciptanya sekolah adiwiyata berkelanjutan.

SMPN 5 Kerinci Kanan kini melakukan persiapan guna menuju sekolah adiwiyata mandiri di 2019 yang artinya tugas kedepan semakin berat lagi, namun beliau optimis dengan dukungan dari semua pihak seperti Pemerintah Kabupaten Siak, Dinas Pendidikan, DLH, Komite, tenaga pengajar dan semua siswa sekolahnya bisa melaksanakan program adiwiyata mandiri.

Apresiasi lain atas keberhasilan meraih predikat sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, direalisasikan dalam bentuk pelaksanaan Expo hasil karya kerajinan yang diikuti oleh siswa dari kelas VII sampai kelas IX SMPN 5 Kerinci Kanan pada Sabtu, (7/04/2018) dengan menampilkan karya fashion show busana dari hasil daur ulang seperti sampah plastik dan koran. Tidak hanya itu, ada juga bazar makanan dan minuman hasil olahan tanaman di lingkungan sekolah seperti es kelapa muda, es cincau, sari markisa dan guava.

Menurut salah seorang pelajar yang juga merupakan duta adiwiyata sekolah Ananda Putri mengungkapkan, selain belajar ia dan siswa lainnya juga melaksanakan berbagai kegiatan berkaitan dengan menjaga kelestarian di kawasan sekolah. Lima menit setiap pagi sebelum masuk kelas, siswa melaksanakan gerakan yang disebut operasi semut yakni mengutip sampah di sekitar kelas kemudian memilah sampah untuk diolah menjadi hasil karya. Di sekolah siswa terlibat aktif mengelola bank sampah, membuat kompos organik dari sampah daun yang ada di sekitar sekolah serta membuat kebun siswa untuk ditanami aneka sayuran organik.

Hal ini diterapkan guna memberikan pemahaman agar tujuan dari sekolah adiwiyata ini tidak hanya pengenalan tetapi juga memberikan output positif sebagai pembentukan karakter generasi sadar lingkungan yang bisa dimulai dari lingkungan sekolah.

Saat ini terdapat tiga sekolah di Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak Provinsi Riau yang telah menjadi sekolah binaan menuju program adiwiyata mandiri meliputi SDN 10 Gabung Makmur, SMPN 1 Kerinci Kanan dan SDN 03 Buana Bakti. Diharapkan sekolah binaan ini dapat menerapkan program yang mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di sekolahnya masing-masing.

Di akhir acara juga dilakukan penanaman bibit pohon mahoni oleh Camat Kerinci Kanan yang diwakili Kasi PMK Yusril Harris, Dinas Lingkungan Hidup Kab. Siak Rika Novita, Korwil Cam dan Babinkamtibmas Kerinci Kanan.

Sumber : MC Kab. Siak, 10 April 2018 (eq/dsi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed