oleh

MTQ ke-XX Tingkat Kecamatan Sungai Apit, Resmi di Buka Oleh Bupati Siak

Bupati Siak Alfedri secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XX tingkat Kecamatan Sungai Apit Sabtu, (29/02/2020) malam di lapangan bola Kampung Sungai Kayu Ara.

Bupati Siak Alfedri di hadapan ribuan masyarakat kecamatan Sungai Apit mengatakan, tujuan Musabaqah Tilawatil Qur’an di lakukan dalam rangka mengerakan Syiar Islam, meningkatkan seni baca Al-Qur’an, daya saing serta pengamalan Al-qur’an di tengah masyarakat.

“Bagaimana kita membumikan Al-qur’an di tengah masyarakat, MTQ ini juga momentum untuk mengevaluasi diri kita masing-masing sejauh mana kita memuliakan Al-qur’an. Mari kita berazam hari ini lebih baik dari hari kemarin,”ungkap Alfedri.

Dirinya mendukung apa yang di inginkan masyarakat Sungai Apit, pada MTQ tingkat kabupaten Siak pada 23 Maret mendatang, kecamatan Sungai Apit dapat meraih juara satu kembali. Ini bukan tidak mungkin karena Sungai Apit lumbungnya para Qori dan di juluk negeri 1000 Qori.

“Semoga hajat dan azam yang di lakukan pak camat dan masyarakat di ridhoi Allah. Kita mengharapkan prestasi para Qori dan Qoriah tidak hanya sampai di tingkat, kabupaten dan provinsi saja bahkan kita harapkan sampain ke tingkat nasional,” terangnya.

Di akhir sambutanya, dirinya terharu mendengar laporan dari camat Sungai Apit bahwa seorang muallaf, warga kampung Penyengat mampu menghafal Alquran 30 jus.

Senada juga disampaikan Camat Sungai Apit Wahyudi Cabang tafidz Qur’an tahun ini merupakan cabang handalan. Dulunya cabang ini diangap lemah bagi kontingen kecamatan Sungai Apit.

Namun setelah terus dilakukan pembinaan, yang di mulai pelaksanaan Seleksi Telawatil Qur’an di kampung-kampung. Dirinya meminta kepada penghulu, agar mengikut sertakan cabang tahfidz Qur’an.

“Alhamdulillah, cabang Tahfidz ini akhirnya kami lombakan di MTQ kecamatan, untuk tahfidz 1 jus dan 5 jus dan juga tahfidz 10 jus. Ini mendongkrak dari pada qori qoriah kecamatan Sungai Apit agar meningkatkan cabang tahfidz Qur’an ini di tingkat kabupaten Siak,”ujarnya.

Lanjutnya, saat melaksanakan STQ di tingkat kampung, khususnya di kampung Sungai Rawa dan Penyengat yang boleh dikatakan suku asli orang Akik sangat jauh dari pendidikan, terutama pendidikan agama islam. Namun

“Informasi yang menyenangkan hati ada warga kita dari kampung Penyengat suku asli orang akik, yang memang jauh dari pada pendidikan agama islam. Alhamdulillah anak yang bernama Along usia 16 tahun ini mampu menghafal Al-qur’an 30 jus, ini sebuah kebanggaan bagi Sungai Apit,”sebutnya.

Masih kata dia, Anak ini tidak memiliki ayah dan ibu, saat ini ia bersekolah di Jakarta, dan mondok ia di ajak oleh temanya, sejak usia 10 tahun sampai dengan saat ini.

“Alhamdulillah, beliau akan kami ikut sertakan pada MTQ tingkat kabupaten Siak pada April mendatang. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat Sungai Apit,”tandasnya.

Di hadapan Bupati Siak, Camat Wahyudi juga berharap, Muallaf 16 Penghafal 30 jus itu. Dapat di pantau dan di bantu masadepan pendidikannya baik melalui program beasiswa bagi Muallaf dan juga melalui program beasiswa kaum marginal.

(Sumber : Humpro Kab.Siak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed