oleh

Pasca Kebakaran di Pasar Siak Lama, Pemkab Adakan GoRo Bersama

Untuk membersihkan sisi bangunan yang terbakar tersebut, Pemkab Siak bersama ratusan pelajar, Satpol PP, Damkar serta seluruh pegawai dilingkungan OPD Pemkab Siak melakukan Gotong Royong dan bersih-bersih secara massal. Sebelum goro dimulai, para peserta terlebih dahulu melakukan Apel bersama di Halaman Water Front City atau Tepian Bandar Sungai Jantan, Kamis (1/3/2018).

Selaku pembina apel Plt. Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si mengatakan, goro yang kita lakukan Sempena Peringatan Hari Peduli Sampah Tahun 2018, sekaligus gotong royong massal yang berpusat di eks kebakaran beberapa waktu lalu. Meskipun kegiatan ini sempat tertunda 2 jam namun tetap terlaksana dibawah gerimis hujan.

“Hujan adalah anugerah berkah dari ALLAH, bahkan hujan sangat diharapkan agar Karhutla dapat teratasi. Semoga kebakaran hutan bisa cepat teratasi sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap kehidupan manusia dan masyarakat Kab. Siak khususnya”, Harapnya.

Pelaksanakan apel ini sambung beliau, untuk membantu membersihkan sisa-sisa kayu dan bangunan yang terbakar. Ini juga dilakukan dalam rangka gerakan penanganan sampah dan juga sekaligus menyambut hari sampah nasional.

Pemerintah mencanangkan gerakan membersihkan sampah tiga bulan atau yang disebut dengan TBBS (Tiga Bulan Bersih Sampah). Kemudian kita tidak ingin juga tumpukan sampah sisa kebakaran disamping kita dibiarkan begitu saja, kita upayakan secepatnya dapat dibersihkan.

“Untuk itu kita disadarkan, makanya oleh pemerintah tanggal 21 februari dijadikan hari sampah nasional karena kita memang diharapkan untuk peduli terhadap penanganan sampah. Karena sampah ini merupakan limbah yang berakibat tidak baik untuk kehidupan manusia”, sebutnya.

Sebagai Kota yang mendapat Penghargaan Adipura, juga sebagai Kota Hijau perlu dilakukan gerakan agar masyarakat sadar pentingnya menjaga lingkungan alam disekitar kita. Terutama pengaturan tentang sampah agar tidak jadi masalah. Sehingga kota kita bersih dan indah.

“Alhamdulillah kita di Siak ini menjadi kota Adipura yang dikenal sebagai kota paling bersih, selain itu juga kota kita ditetapkan sebagai kota hijau. Semoga dengan kita menangani sampah ini dengan baik diharapkan kita nanti tetap bisa mempertahankan Adipura di 2018 ini”, ujar Plt. Bupati Siak itu.

Sumber : Humas Kab. Siak, 01 Maret 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed