oleh

Pemerintah Kabupaten Siak Apresiasi Kampung Zero Stunting

Mempura – Pemerintah Kabupaten Siak memberikan Piagam Penghargaan kepada Kampung Zero Stunting serta perusahaan-perusahaan yang sudah berkontribusi terhadap penurunan stunting di kabupaten Siak. Piagam Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H. Arfan Usman di Acara Pelaksanaan Rembuk Stunting Kabupaten Siak Tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Siak, Kamis (31/03/2022).

Mewakili seluruh Penghulu di Kecamatan Kerinci Kanan, Camat Harland Winanda Mulya mengatakan, ada 9 dari 12 kampung yang tidak ada kasus stunting diwilayahnya.

“Ini tak lepas dari kesadaran masyarakat Kerinci Kanan dan peran serta dari Penghulu, Tim Kesehatan, PKK kampung, Posyandu dan pihak-pihak lainnya,” kata Harland saat temui usai acara.

Selanjutnya ia bilang, akan tetap melanjutkan dan mempertahankan kondisi Zero Stunting, sehingga kedepannya seluruh kampung di Kecamatan Kerinci Kanan terbebas dari kasus Stunting.

Stunting ini tak bisa diobati, karenanya, langkah terbaik untuk terhindar dari Stunting adalah dengan pencegahan,” sebut Harland.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pencegahannya dengan cara mengaktifkan Posyandu. Sebagai struktur terkecil dan terdepan dari pelayanan kesehatan dari pemerintah, Posyandu bisa menjangkau masyarakat secara langsung. Posyandu juga dapat mampu memberdayakan para ibu untuk memperhatikan kesehatan anak dan pola konsumsi keluarga.

Menurutnya dari Posyandu bisa mendeteksi awal terkait dengan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita yang dilakukan secara rutin, sehingga bila ada masalah pada pertumbuhan anak di usia 0-23 bulan dapat segera terdeteksi.

Adapun kampung yang mendapat penghargaan Zero Stunting tahun 2021 sebanyak 15 kampung dari 14 kecamatan. Di antaranya, Rantau Bertuah, Kerinci Kanan, Kerinci Kiri, Bukit Agung, Kumbara Utama, Gabung Makmur, Jati Mulya, Buatan Baru, Seminai, Delima Jaya, Buana Makmur, Merangkai, Rawang Kao Barat, Kemuning Muda dan Temusai.

Selanjutnya, perusahaan-perusahaan yang sudah berkontribusi terhadap penurunan Stunting yaitu, BOB PT. BSP Pertamina Hulu, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), PT. RAPP, PT. Kimia Tirta Utama (KTU) dan PT. BSP.

Kegiatan rembuk Stunting tersebut dibuka oleh Bupati Siak Alfedri, dihadiri unsur Forkopimda Siak, sejumlah pimpinan OPD, Para Camat, Ketua PKK Kab Siak, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kab Siak, dan pihak-pihak terkait lainnya. Rembuk Stunting ini bertujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah kedepan dan menambah pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab bersama agar permasalahan yang ada bisa ditanggulangi dengan tujuan tingkat prevalensi Stunting di Kabupaten Siak bisa diturunkan sesuai dengan komitmen bersama.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed