Pemkab Siak Bangun Tempat Penjualan Tiket

Sebuah bangunan yang baru dimulai pekerjaannya oleh Dinas Pariwisata yang berlokasi tepat di depan sisi kanan gerbang masuk Istana Siak Asserayah Al-Hasyimiyah mendapat tanggapan beragam dari warga Siak, baik di media online maupun Media Sosial (Medsos). Warga mengira bangunan tersebut adalah toilet umum.

Opini yang berkembang di tengah-tengah warga Siak tentang kegiatan ini semakin melebar tidak jelas, seperti di Media Sosial Facebook (FB) dan Whats App (WA) yang terjadi saat ini. Padahal pembangunan gedung ini akan digunakan untuk TICKETING GATE yang masuk ke dalam kawasan istana, ini merupakan fasilitas penunjang bagi kemajuan pariwisata Siak.

Warga menilai bangunan kegiatan ini, peruntukannya fasilitas umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) seperti toilet umum dan ruang ganti. Ini jelas-jelas menyalahi tata letak dan etika membangun, karena toilet umum membelakangi makam Sultan Siak.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Dr. H. Fauzi Asni angkat bicara “Tujuan kito bukan bangun WC tapi bangun tempat tiket, perhatikan saja setelah bangunan dah jadi nanti fungsi dan kegunaannyo kalau dah siap untuk apo.”

Mohon kepada warga Siak untuk tidak membesar-besarkan hal ini, Karena kegiatan ini didanai menggunakan Alokasi Dana Khusus (DAK) APBN Anggaran tahun 2017.”Hal ini diungkapkannya pada Senin 04/09/2017 di Siak Sri Indrapura.

Lebih jelas ia menerangkan “Kegiatan ini bantuan dari pemerintah pusat, dan Kegiatan-kegiatan yang di bangun melalui Dana DAK APBN ini bisa diusulkan berbentuk Program Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) saja. Sehingga nama kegiatannya di dalam database harus berupa Pembangunan Toilet atau Ruang Ganti. “

“Jadi kepada Warga Siak mohon untuk dapat dipahami dan dimengerti, karena nantinya Gedung hanya difungsikan sebagai tempat penjualan tiket atau TICKETING GATE bagi para pengunjung yang hendak masuk ke Kawasan Istana Siak dan sekitarnya, bukan WC umum.”

“Kita semua berkomitmen untuk mendukung memajukan dunia pariwisata Siak, kedepan kita siapkan Ticketing Gate dengan satu tiket pengunjung dapat berwisata di 4 (empat) tempat (Seperti kawasan wisata yg terdiri dari Balai Kerapatan, Masjid Sultan Istana dan sampai ke Klenteng).”

“Sayo berharap kesimpangsiuran opini yang terjadi di medsos beberapa minggu terakhir ini dapat terjawab, kalaulah ini masih dipermasalahkan juga kita khawatir kedepannya akan susah lagi untuk mendapatkan bantuan dana dari APBN dan nantinya akan berimbas pada lambatnya pengembangan Pariwisata Siak”, terang Kadis Pariwisata tersebut.

Sumber : Humas Kab. Siak, 05 September 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *