Pemkab Siak Memperingati Malam Nuzul Qur’an 1438 H di Masjid Sultan Syarif Hasyim

Memasuki malam ke-17 Ramadan, Pemerintah Kabupaten Siak menggelar peringatan Nuzul Quran di Masjid Sultan Syarif Hasyim, Komplek Islamic Center Kabupaten Siak, (11/6/17) malam. Kegiatan ini merupakan acara rutin Pemkab Siak dalam memeringati malam Nuzul Qur’an.

“Bupati Siak mengatakan, sebagai mana kita ketahui sepuluh malam kedua juga dikenal dengan dibukannya pintu keampunan (maghfirah) oleh Allah SWT. Selain itu Allah juga menurunkan mukjizat terbesar kepada baginda Rasulullah SAW yaitu al-qur’an Al-Karim. Sekaligus menjadi petunjuk bagi kita selaku umat muslim dalam mengarungi hidup didunia.”

“melalui momen peringatan Nuzul Qur’an ini, hendaknya dapat memotivasi diri kita untuk menjadikan masyarakat akan cinta dengan Al-Qur’an dan menjadi manusia yang beriman dan bertakwa. Saya mengajak masyarakat Kabupaten Siak ini menjadi pribadi yang Cinta Al Qur’an, Serta membangun masyatakat yang Qurani, generasi Qurani sehingga terwujudnya masyarakat Negeri Istana yang Madani,”

Selain Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si tampak hadir Wakil Bupati Siak Drs. H Alfedri, M.Si,  Forkopimda Siak, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Siak, alim ulama, tokoh agama dan Ustad Dr. H. Mustafa Umar, Lc., MA serta ratusan jamaah yang memenuhi masjid terbesar di Negeri Istana ini.

Bupati Siak beserta pimpinan OPD Kabupaten Siak pada sorenya sebelum melaksanakan berbuka puasa, sempat menyerahkan santunan anak yatim dari Mesjid Islamic Center (Sultan Syarif Kasim)  sebanyak 553 orang, yang berasal dari Dua Kecamatan Siak dan Mempura dengan besarnya bantuan perorang Rp. 200 Ribu. Serta bantuan kain sarung yang diberikan kepada tukang ojek, Tukang Becak dan Pendayung Sampan.

Pada kesempatan itu, Bupati Siak juga menyampaikan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun depan akan berbeda dengan tahun ini. Dimana dia ingin tahun depan dengan adanya Mushabaqah Hifzil Quran dan dinas terkait maupun pengurus Masjid diminta mempersiapkan acara tersebut mulai dari tekhnis hingga rencana anggarannya. Supaya bisa diusulkan di APBD nantinya. Mushabaqah Hifzil Quran ini kita buat untuk memotivasi anak-anak di Siak untuk menjadi penghafal Al Quran.

Selanjutnya, Ustadz Mustafa Umar dalam tausiahnya kembali mengingatkan jamaah masjid tentang sejarah turunnya ayat pertama hingga menjadi sebuah Al Qur’an. “Al Qur’an itu petunjuk bagi manusia, sehingga penting bagi kita umat Muslim untuk mengamalkannya,”ujarnya.

Sumber : Humas Kab. Siak, 13 Juni 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *