oleh

PGRI Kabupaten Siak Harus Mampu Menangkal Pengaruh Negatif

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Siak diminta mampu mendorong, mencerdaskan kehidupan berbangsa di tengah-tengah besarnya tantangan yang dihadapi seiring kemajuan teknologi informatika, seks bebas, narkoba dan lain-lain.

Hal itu disampaikan Plt. Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, saat membuka konferensi IV PGRI Kabupaten Siak 2018, Selasa (27/3/2018) pagi di Gedung Tengku Mahratu.

Beliau memberikan apresiasi kepada pengurus dan seluruh anggota PGRI Kabupaten Siak sebelum ini yang telah bekerja dengan maksimal serta memberikan berbagai prestasi bagi daerah Kabupaten Siak di mata nasional.

Pelaksanaan Porseni PGRI Nasional 2016 yang lalu di Kabupaten Siak, dinobatkan sebagai pelaksanaan terbaik di Indonesia jika dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Tentu ini sebuah kebanggaan bagi kita Pemerintah Kabupaten Siak dan ini tentu tidak akan bisa tercapai tanpa kerja keras seluruh pengurus dan anggota PGRI Siak dan Riau”, kata Plt. Bupati Siak. Pada konferensi ini selain membicarakan program dan evaluasi, juga untuk memilih pengurus PGRI Kabupaten Siak periode 2018 – 2022.

Plt. Bupati Siak juga menyampaikan harapan kepada PGRI Kabupaten Siak untuk mampu memberikan manfaat bagi pihak lain secara profesional dan bermartabat.

“Kemudian hendaknya PGRI bisa memberikan sumbangsih untuk menyikapi kemajuan dan masalah social, sehingga bisa dimanfaatkan kepada yang baik”, harapnya.

Ketua Panitia Konferensi, Slamet Riyadi dalam penyampaiannya menyebut bahwa konferensi dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Kecamatan sesuai aturan yang berlaku.

“Mudah-mudahan konferensi ini berlangsung sukses dari awal hingga akhir dan kedepannya PGRI Siak lebih aktif, terutama menjadi wadah mengembangkan kreatifitas bagi guru di Kabupaten Siak”, ujar Slamet.

Sumber : Humas Kab. Siak, 28 Maret 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed