oleh

Plt. Bupati Siak Secara Resmi Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Renja Pemda (RKPD) Kabupaten Siak Tahun 2019

Plt. Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Siak Tahun 2019 di Ruang Rapat Raja Indera Pahlawan Kantor Bupati Siak, Kamis (22/2/2018).

Rapat yang juga dipimpin langsung Plt. Bupati Siak ini, dihadiri oleh Anggota DPRD Siak Sujarwo, Kepala BAPPEDA H. Wan Yunus serta sejumlah OPD Pemkab Siak.

Di awal rapat disampaikan laporan serta tujuan forum konsultasi publik oleh Kepala BAPPEDA H. Wan Yunus, ia menerangkan bahwa pertemuan konsultasi publik penting dilakukan karena ini merupakan langkah pemerintah yang telah sesuai berdasarkan Peraturan Mendagri sebagai cara untuk mendapatkan saran masukan dan penyempurnaan RKPD Siak 2018. Dijelaskan pula bahwa sebelum perumusan RKPD dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan Musrenbang ditingkat Kecamatan sehingga hasil dari pertemuan tersebut bisa dimasukan ke dalam E-planning Pemda untuk 2018.

Sementara Plt. Bupati Siak dalam sambutannya menyampaikan berbagai target kinerja Pemda Siak dan berbagai pembangunan yang sudah dilaksanakan tahun 2017 lalu. Ia menilai dengan masukkan semua pihak tentu capaian ini dapat terlaksana dengan baik.

“Sebagai gambaran umum Kabupaten Siak yang memiliki 14 Kecamatan dengan 131 Kampung dan Kelurahan ini di tahun lalu telah berhasil dalam capaian pembangunan diberbagai bidang, baik kesehatan, lingkungan, pendidikan dan juga kesejahteraan masyarakat”, terangnya”.

Dijelaskan lebih lanjut olehnya, dibuktikan dengan fokus pemerataan ekonomi dimana angka kemiskinan di Siak jauh lebih baik dibandingkan dengan Provinsi Riau bahkan untuk skala nasional. Data 2017 menunjukkan Siak berada di persentase 5,80%, Provinsi Riau 7,41%, sementara Nasional 10,12%.

“Sementara dari perkembangan kontribusi persektor pembentuk PDRB berdasarkan lapangan usaha ditahun 2016 (ADHB), ada sektor pertambangan dan penggalian dengan menciptakan nilai tambah sebesar 36,5% atau setara Rp. 28,81 triliun. Dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menciptakan nilai tambah sebesar 18,46%, atau setara Rp. 14,57 triliun. Serta sektor industri dan pengolahan, menciptakan nilai tambah sebesar 35,38% atau setara Rp.27,93 triliun”, ucapnya.

Untuk capaian kinerja urusan pendidikan Kabupaten Siak, berhasil menekan angka buta huruf dan angka putus sekolah. Pada 2017 lalu pemerintah telah membangun fasilitas bangunan sekolah masing-masing berupa, 1 USB Sekolah SD/MI, 33 RKB SD/MI dan 5 RKB SMP/MTS sementara untuk tingkat SLTA di akui saat ini kewenangannya berada di tingkat Provinsi.

“Dari sektor kesehatan juga menunjukan grafik peningkatan, dimana pada tahun 2017 Kabupaten Siak mendapatkan penghargaan tingkat Nasional untuk inovasi pelayanan kesehatan. Alarm persalinan, yang mana ini dapat berguna mengurangi resiko angka kematian pada bayi/ibu melahirkan”, ujarnya.

Kedepannya beliau mengharapkan agar alarm persalinan bisa dibuat secara online, sehingga lebih memudahkan dan diberlakukan di seluruh puskesmas dan yang pasti lebih banyak bayi dan ibu yang bisa diselamatkan.

Yang signifikan disini ialah sektor pariwisata, dimana tercatat di 2016 hanya ada 151.181 wisatawan berkunjung dan telah terjadi peningkatan volume hampir 328.628 wisatawan melancong ke Siak pada tahun 2017. Hal ini didukung pula dengan meningkatnya pertumbuhan usaha restoran dan hotel yang ada di Siak.

Siak juga masuk dalam jajaran lokasi syuting film, yang diprakarsai oleh bekraf dan UMKM. Dimana Siak merupakan satu satunya lokasi diluar pulau jawa yang digunakan dalam pembuatan film. Sehingga nanti hikayat cerita masa kerajaan tempo dulu dapat diangkat, didokumentasikan kedalam sebuah film untuk diputar dan bisa mengenalkan Siak lebih luas.

Pada forum konsultasi ini dihadiri pula oleh sejumlah tokoh, pelopor pembangunan Siak serta dibuka juga sesi diskusi tanyajawab. Sekaligus penandatangan MOU tentang kesepakatan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah tahun 2018.

Sumber : Humas Kab. Siak, 23 Februari 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed