oleh

Puskesmas Sungai Apit Raih Peringkat I Se Indonesia

Siak – Prestasi gemilang kembali diraih oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sungai Apit   Siak. Puskesmas yang dipimpin oleh Dr. Adrian meraih juara 1 terbaik tingkat nasional dalam penilaian fasilitas kesehatan tingkat pertama berprestasi kategori puskesmas daerah terpencil.

Bupati Siak Drs. H. Syamsuar M.Si menyampaikan tahniah kepada kepala puskesmas Sungai Apit Dr. Adrian yang sejak awal sangat optimis terhadap puskesmas yang dipimpinnya dan meraih juara I pada penilaian puskesmas terbaik 2018 secara nasional kategori daerah terpencil.

“Alhamdulillah ini prestasi yang sangat gemilang, puskesmas Sungai Apit bisa meraih juara 1 se Indonesia pada awalnya masuk tiga besar nasional. Dr. Adrian juga sudah percaya diri program yang diluncurkannya sangat bermanfaat dan inovatif berkat dukungan pemkab dan masyarakat Siak”, ucap Syamsuar, Jumat (9/11/2018).

Puskesmas Sungai Apit sudah banyak menerima penghargaan tingkat Kabupaten hingga tingkat nasional seperti, Taman Obat Keluarga (Toga) Juara I Tingkat Nasional, Tenaga Farmasi Juara III Nasional dan lain-lain.

Camat sangat mendukung semua program kesehatan yang ada di puskesmas, terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Puskesmas Sungai Apit telah membuat program 3 in 1 Sofi (Solution for Immunization) yang terdiri dari Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Imunisasi (FKMPI), Diari Sehatku dan Suci (Software Imunisasi Berbasis Komputer).

Selain itu, di Puskesmas Sungai Apit telah dibentuk kader jumantik cilik anak sekolah (Kajucil), dan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) di setiap kampung.

Pada pos UKK dilaksanakan kegiatan seperti olahraga/senam sekali seminggu, penyuluhan kesehatan, dan ajang silaturahmi antar masyarakat terutama petani yang biayanya dari masyarakat itu sendiri, donator, maupun dari CSR perusahaan.

“Proses penilaian yang dilakukan oleh Tim Kemenkes sangat membantu untuk persiapan akreditasi pada 2020 mendatang. Secara tak langsung pihaknya mendapatkan masukan yang diberikan oleh tim verifikator pusat tersebut”, kata Adrian.

“Penilaian ini merupakan salah satu bentuk pembinaan dan pengawasan yang dilakukan secara teratur dan berjenjang untuk memberikan pengakuan penghargaan atas prestasi dari sebuah FKTM”, tutup Dr. Adrian.

Sumber : MC Kab. Siak, 9 November 2018

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed